Kuliner

Mencari Makanan Khas Indonesia di Daerah Kampung Layang-layang

Tersedia sajian khas nusantara.

Layang-layang yakni salah satu permainan tradisional di segala Indonesia. Sedangkan tak dikenal bagaimana permulaan awalnya, tapi layang-layang ini diandalkan sebagai salah satu permainan tertua.
Untuk melestarikan permainan ini supaya konsisten diketahui generasi kini, sekalian mengenalkan kekayaan masakan Nusantara, acara Jakarta Fashion and Food Festival (JFFF) tahun ini dijalankan di Kampung Tempo Doeloe (KTD) dan mengangkat tema dekorasi Kampung Layang-layang.

Baca Juga: temukan cara Praktis berbisnis Kuliner dengan Menggunakan Meja Promosi

“Tiap-tiap tahun JFFF kian memberikan suguhan menarik bagi pecinta mode dan masakan. Penyelenggaraan JFFF bertujuan menjadi jendela yang menunjukkan kekayaan macam tradisi Indonesia, sehingga produk-produk dalam negeri tak cuma diketahui dalam skala nasional melainkan juga kian diakui dunia internasional,” kata Soegianto Nagaria, Chairman JFFF, di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Digelar mulai 7 April sampai 7 Mei 2017 pada senin hingga kamis pukul 16.00 – 22.00, pengunjung akan dimanjakan, tak cuma oleh interior khas kampung layang-layang, melainkan juga ratusan masakan Nusantara.
Di antara masakan yang rajin hadir tiap-tiap tahunnya, kali ini ada yang spesial, sebab para jawara Persaingan Mie Warisan Nusantara ikut serta hadir untuk memperebutkan kans membuka usaha di Mal Kelapa Gading (MKG) yang ditetapkan berdasar penjualan tertinggi.
Mereka yaitu Cwie Mie Malang, dan Mie Ayam Pelangi, yakni mie dengan tiga warna, merah dari bit, hijau dari sawi, dan kuning dari wortel, sementara untuk golongan mie non halal yaitu Cliff Noodle bar.
Kecuali itu, pengunjung dapat puas memanjakan lidahnya dengan makanan-makanan alternatif lainnya yang tentunya khas dari Indonesia. Dengan kira-kira 50 % menu baru, sayang untuk melewatkan festival masakan yang tiap tahunnya digelar di La Piazza, Kelapa Gading ini.
Sebagian menu spesial seperti Bakso Goreng Gajah, yakni bakso berukuran besar yang digoreng kemudian dibumbui dengan saus, citarasa bakso ini layak dirasakan dikala hujan pun panas, tekstur lembut di dalam tapi garing diluar dari bakso membikin siapa saja ketagihan untuk mencicipinya lagi.
Kecuali itu juga Bakso gledek, bakso dengan isi cabai di komponen dalamnya, atau penasaran dengan sate Taichan yang sedang hits itu tapi belum sempat mencicip, dapat juga diperoleh di sini.
Menyenangi yang berkuah, hening saja sebab di sini dapat dipilih bermacam-macam macam soto, dari soto udang Medan, Soto Roxy H.Darwasa, juga ada Sate Klatak, Sate Maranggi, sate Ayam Madura Bintang 5.
Dan bagi penyuka Wine, seperti tahun-tahun sebelumnya, Wine & Cheese Expo kembali digelar tahun ini, mulai 14 April sampai 7 Mei di Multi Purpose Hall, La Piazza. Di sini tidak cuma dapat ditemukan bermacam-macam produk wine, melainkan juga keju, cokelat, buah, pasta, sampai yogurt. (mus)

April 17th 2017 | Kuliner